Cara Mengobati Asam Lambung Dengan Kunyit

Kunyit adalah salah satu tumbuhan yang telah banyak dipakai manusia untuk keperluan dapur. Selain sebagai keperluan dapur kunyit papua juga berfungsi sebagai obat asam lambung. Untuk menjaga kesehatan dilakukan dengan pengobatan yang aman dan nyaman termasuk menggunakan herbal. Mengobati penyakit asam lambung juga dapat dilakukan dengan kunyit.

Nyeri pada lambung umumnya terjadi karena disebabkan oleh tukak pada selaput lendir lambung, karena produksi asam lambung yang berlebihan. Bahkan tukak mengeluarkan darah dan mengakibatkan penderita muntah darah. Tukak bisa menembus dinding usus, hingga dapat terjadi peradangan selaput perut. Nyeri lambung biasanya bertahun-tahun dengan rasa sakit yang bisa hilang timbul berganti. Rasa sakitnya seperti menggingit-gigit pada daerah lambung akan menjalar ke punggung.

Keluhan nyeri lambung berkaitan dengan mual, makanan, sering muntah agak asam, suhu tubuh naik, muka agak pucat, kurang nafsu makan, jika perut kosong akan terasa nyeri walaupun hanya sesaat, pedih, dan sesak pada bagian ulu hati, dan sering terbangun di tengah malam, buang air besar tidak teratur, sering sembelit atau mencret, bahkan sampai mengakibatan berat badan menurun. Banyak orang menyebut penyakit maag tetapi sebenarnya adalah penyakit sakit lambung. Biasanya terjadi pada orang yang bergolongan O.

Dinding lambung dilindungi sebuah lapisan selaput lendir (mukosa) dari pengaruh asam kuat dan enzim dari dalam cairan lambung. Bila karena suatu hal lapisan selaput lendir mengalami robek, maka asam akan merusak lapisan dinding lambung dan mengakibatkan luka dengan selebar beberapa sentimeter.

Penyebab nyeri lambung terjadi karena kebiasaan yang tidak baik seperti merokok, minuman beralkohol atau deperesi (tekanan batin), pikiran tegang, tidak tenang, sering cemas, makan yang tidak teratur, kerja berat, atau kurang tidur juga bisa menyebabkan kadar asam lambung meningkat kemudian menyebabkan luka pada lambung.

Untuk mengobati sakit nyeri lambung menggunakan ekstrak kunyit dengan jumlah dosis 3 kali 1,6 gram per hari, dengan waktu selama seminggu. Senyawa aktif pada kunyit yang berfungsi untuk mengatasi nyeri lambung adalah kandungan minyak atsiri seperti turmerone, cineol, borneol dan zingibirene. Kerja senyawa adalah mencegah produksi berlebih asam lambug, sehingga erosi selaput lendir pada lambung dapat dihindari. Zat alkaloid curcumin sebagai antikuman berguna untuk merangsang dinding kantung empedu mengeluarkan cairan empedu. Sehingga sistem pencernaan bekerja lebih optimal.

Cara pemakaian menggunakan kunyit papua, antara lain :

Cincang dua rimpang kunyit seukuran ibu jari, beri air 1,5 gelas air untuk merebus kunyit hingga mendidih sekitar 15 menit. Lalu disaring untuk diminum tiga kali sehari sampai nyeri lambung tidak ada lagi. Bisa dicampurkan dengan madu atau gula merah.

Bisa juga menggunakan kunir yang sudah dihaluskan dengan beberapa alat, dijemur kering, sehingga menjadi bubuk kunir. Ambil satu sendok teh, tuangi air mendidih setengah gelas dan aduk. Kemudian saring untuk di ambil airnya, tambahkan madu dan minum.

Penggunaan kunyit ini janagn berlebihan, karena akan mengakibatkan kandung empedu kosong, sehingga menyebabkan pencernaan terganggu. Dosis yang berlebihan akan kontraproduktif terhadap kerja lambung, yaitu karena konsentrasi asam lambung (asam klorida) tertekan. Fungsi asam lambung dengan konsentrasi normal antara lain sebagai disinfektan, perangsang pengeluaran getah lambung, getah pancreas dan empedu, serta mengaktifkan enzim lambung.


=====================================

>>>Nutrisi Gandum Talbinah Untuk Membantu Mengobati Penyakit Asam Lambung, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================
This entry was posted in Cara Mengobati Asam Lambung Dengan Kunyit and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>